
Dasar-Dasar Kredit Bisnis: Cara Membangun dan Mengembangkan Profil Kredit Anda
Seiring dengan pertumbuhan bisnis Anda, Anda mungkin mulai menjajaki berbagai cara untuk membiayai operasional, mengelola pengeluaran, atau mendukung ekspansi. Bagi beberapa perusahaan, hal itu termasuk menggunakan kredit bisnis. Bagi yang lain, terutama perusahaan tahap awal atau yang memiliki arus kas positif, kredit mungkin sama sekali bukan prioritas.
Kredit bisnis merujuk pada profil yang digunakan oleh pemberi pinjaman dan lembaga keuangan untuk mengevaluasi cara suatu perusahaan menangani kewajiban keuangan. Profil kredit bisnis yang kuat dapat memudahkan akses ke pinjaman atau pembiayaan di masa depan. Namun demikian, membangun profil kredit bisnis bukanlah syarat mutlak untuk menjalankan bisnis yang sukses, dan banyak perusahaan modern beroperasi tanpa bergantung pada pinjaman, kredit revolving, atau proses underwriting tradisional.
Banyak bisnis modern memulai dengan memprioritaskan pengelolaan keuangan dan kejelasan operasional sebelum mempertimbangkan pinjaman secara serius. Alat seperti Slash dirancang untuk tahap awal ini, membantu tim mengelola pengeluaran, melacak arus kas, dan tetap terorganisir saat mereka berkembang, terlepas dari seberapa berkembangnya riwayat kredit mereka.
Dalam panduan ini, kami akan menjelaskan apa itu kredit bisnis, merinci langkah-langkah umum untuk mendapatkannya, dan menyoroti bagaimana platform keuangan modern dapat mendukung tim yang sedang berkembang sepanjang perjalanan.
Mengapa profil kredit bisnis Anda penting?
Profil kredit bisnis memberikan gambaran kepada pemberi pinjaman dan lembaga keuangan tentang cara suatu perusahaan mengelola kewajiban keuangan. Bagi perusahaan yang berencana mengajukan pinjaman, fasilitas kredit, atau produk pembiayaan lainnya, informasi ini dapat memengaruhi keputusan persetujuan dan syarat-syarat yang ditawarkan.
Demikianlah, kredit bisnis cenderung menjadi hal yang paling penting ketika sebuah perusahaan secara aktif mencari pembiayaan eksternal. Pada tahap awal siklus hidup bisnis, banyak tim fokus pada menjaga keteraturan, membayar vendor tepat waktu, dan memahami posisi kas mereka. Praktik-praktik ini merupakan landasan untuk mendukung kesehatan keuangan jangka panjang, terlepas dari apakah atau kapan kredit menjadi bagian dari strategi.
Profil kredit bisnis yang lebih kuat pada akhirnya dapat berkontribusi pada:
- Akses yang lebih mudah ke pinjaman atau produk pembiayaan
- Batasan yang lebih tinggi pada kartu kredit tradisional
- Lebih fleksibel saat bernegosiasi dengan lembaga keuangan
Namun, manfaat-manfaat tersebut biasanya baru terasa kemudian, setelah dasar-dasar operasional keuangan sudah terpenuhi.
Panduan Anda untuk membangun kredit bisnis
Bagi perusahaan yang berencana untuk membangun kredit bisnis secara bertahap, langkah-langkah berikut ini menjelaskan bagaimana proses tersebut biasanya berlangsung. Meskipun kredit bukanlah prioritas utama saat ini, banyak dari langkah-langkah ini berguna untuk membangun dasar keuangan yang kuat sejak awal.
1. Bentuk entitas bisnis Anda
Mendaftarkan bisnis Anda dan memperoleh Nomor Identifikasi Pemberi Kerja (EIN) merupakan langkah penting pertama. EIN digunakan untuk pengajuan pajak, membuka rekening bisnis, dan berinteraksi dengan lembaga keuangan.
Menyusun struktur bisnis secara formal, baik sebagai LLC, korporasi, atau entitas lain, membantu memisahkan keuangan pribadi dan bisnis serta menciptakan kerangka kerja yang lebih jelas untuk mengelola keuangan seiring pertumbuhan perusahaan. Jika Anda baru memulai, platform perbankan bisnis Slash adalah langkah awal yang bagus.¹
2. Periksa laporan kredit pribadi Anda
Pada tahap awal, beberapa lembaga keuangan masih mempertimbangkan riwayat kredit pribadi pendiri, terutama ketika bisnis tersebut masih baru. Memeriksa laporan kredit pribadi Anda dapat memberikan gambaran tentang bagaimana permohonan kredit mungkin dievaluasi di masa depan.
Pada saat yang sama, platform keuangan baru seperti Slash lebih berfokus pada aktivitas bisnis dan arus kas, menjadikannya pilihan yang lebih baik bagi pendiri yang ingin memulai usaha dengan riwayat kredit yang terbatas.
3. Ajukan permohonan untuk Nomor D-U-N-S®
Nomor D-U-N-S® adalah identifikasi unik yang digunakan oleh Dun & Bradstreet untuk melacak aktivitas kredit bisnis. Perusahaan yang berencana untuk membuat profil kredit bisnis formal sering mengajukan permohonan untuk mendapatkan nomor ini agar riwayat pembayaran dapat dilaporkan secara berkala.
Langkah ini paling relevan bagi perusahaan yang berencana menggunakan syarat-syarat vendor atau mengajukan permohonan pembiayaan di masa depan.
4. Verifikasi klasifikasi industri Anda
Kode klasifikasi industri seperti NAICS atau SIC membantu mengklasifikasikan bisnis Anda dan sering kali digunakan sebagai referensi dalam aplikasi pinjaman atau pembiayaan. Memastikan klasifikasi Anda akurat dapat mencegah masalah di kemudian hari, meskipun hal ini tidak memengaruhi operasional sehari-hari.
5. Buat rekening bank bisnis
Membuka rekening bank bisnis khusus adalah salah satu langkah paling berdampak yang dapat diambil oleh sebuah perusahaan pada tahap awal. Rekening terpisah memudahkan pelacakan pengeluaran, meningkatkan transparansi arus kas, dan memudahkan kerja sama dengan akuntan atau penasihat.
Platform seperti Slash dirancang untuk mempermudah dan memudahkan proses ini bagi tim-tim baru. Dengan proses pendaftaran yang sederhana dan alat keuangan modern, bisnis dapat mulai mengelola transaksi, pengeluaran, dan pelaporan tanpa perlu memiliki riwayat kredit yang sudah mapan.
6. Dapatkan kartu nama
Kartu nama membantu memisahkan pengeluaran pribadi dan perusahaan sambil memudahkan pengelolaan pengeluaran. Ada dua jenis yang umum:
- Kartu kredityang memungkinkan saldo untuk dibawa ke periode berikutnya
- Kartu kredityang dibayarkan secara teratur sesuai jadwal.
Banyak tim pada tahap awal cenderung memilih kartu kredit karena memudahkan pengelolaan pengeluaran dan mengurangi kebutuhan untuk melacak saldo atau bunga. Kartu Kredit Platinum Slash, misalnya, dirancang untuk pengeluaran sehari-hari dan transparansi, sehingga memudahkan tim yang sedang berkembang untuk mengelola pengeluaran seiring dengan meningkatnya aktivitas.
7. Membuat akun vendor
Beberapa penyedia layanan menawarkan syarat pembayaran yang memungkinkan perusahaan untuk membayar faktur secara bertahap. Bagi perusahaan yang sedang membangun riwayat kredit bisnis, akun-akun ini dapat berkontribusi pada profil kredit jika pembayaran dilaporkan.
Bagi yang lain, syarat-syarat vendor hanyalah cara untuk mengelola waktu kas saat operasional berkembang.
8. Periksa secara rutin aktivitas keuangan Anda.
Terlepas dari strategi kredit yang digunakan, memeriksa transaksi dan riwayat pembayaran secara rutin membantu bisnis mengontrol pengeluaran dan mendeteksi kesalahan sejak dini. Dashboard terpusat dan pelaporan real-time memudahkan hal ini, terutama saat volume transaksi meningkat.
9. Pertahankan konsistensi seiring dengan pertumbuhan bisnis Anda.
Membangun kredit bisnis membutuhkan waktu, begitu pula dengan membangun operasi keuangan yang kuat. Seiring dengan pertumbuhan bisnis, proses yang konsisten—pembayaran tepat waktu, catatan yang terorganisir, dan visibilitas yang jelas—cenderung lebih penting daripada metrik keuangan tunggal mana pun.
Bagaimana kartu nama dapat diintegrasikan ke dalam strategi keuangan Anda
Kartu kredit sering dikaitkan dengan kredit, tetapi nilai praktisnya jauh lebih luas. Bagi banyak tim, kartu tersebut terutama digunakan untuk mengelola pengeluaran, melacak biaya, dan mempermudah proses pembayaran.
Kartu kredit, khususnya, menarik bagi pendiri yang menginginkan alat pengeluaran yang sederhana tanpa perlu mengelola saldo berputar. Pembayaran otomatis dan kontrol bawaan dapat menyederhanakan operasional seiring pertumbuhan tim, terlepas dari apakah pelaporan kredit menjadi prioritas.
Sederhanakan layanan perbankan bisnis Anda dengan Slash
Saat bisnis mulai berkembang, alat keuangan yang mudah dipasang dan fleksibel dalam penggunaannya dapat membuat perbedaan yang signifikan. Slash dirancang untuk mendukung tim yang sedang berkembang dengan menggabungkan layanan perbankan, kartu, dan visibilitas keuangan dalam satu platform.
- Kartu Kredit Slash Visa Platinum. Dibuat untuk pengeluaran operasional, dengan proses onboarding yang sederhana, tanpa jaminan pribadi, dan alat yang membantu tim mengelola pengeluaran seiring dengan pertumbuhan aktivitas.
- Dashboard keuangan all-in-one. Lihat arus kas, pantau transaksi secara real-time, terbitkan kartu, dan integrasikan dengan alat akuntansi seperti QuickBooks dan Xero.
- Akses opsional ke modal kerja.⁵ Seiring dengan pertumbuhan bisnis, beberapa perusahaan mungkin memilih untuk menjajaki opsi likuiditas jangka pendek. Slash menyediakan akses ke modal kerja dengan jangka waktu pinjaman 30, 60, dan 90 hari.
Bagi pendiri baru dan tim muda, Slash menawarkan cara praktis untuk mengelola keuangan sejak awal, dengan fleksibilitas untuk menyesuaikan diri seiring perkembangan bisnis. Mulailah hari ini di slash.com.
Apply in less than 10 minutes today
Join the 5,000+ businesses already using Slash.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa cara tercepat untuk membangun kredit bisnis?
Membangun kredit bisnis umumnya melibatkan pembayaran yang konsisten dan tepat waktu, serta membutuhkan waktu. Banyak bisnis lebih dulu fokus pada pembentukan proses keuangan yang kuat sebelum secara aktif mengoptimalkan kredit.
Apa saja 5 C dalam kredit bisnis?
Lima C—kapasitas, modal, karakter, jaminan, dan kondisi—sering digunakan oleh pemberi pinjaman saat mengevaluasi permohonan pembiayaan.
Apa kartu nama terbaik?
Kartu bisnis terbaik tergantung pada cara perusahaan Anda beroperasi. Beberapa tim mengutamakan fleksibilitas, sementara yang lain memprioritaskan kesederhanaan dan transparansi biaya. Kartu kredit seperti Slash Platinum Card seringkali cocok untuk tim yang fokus pada pengelolaan pengeluaran saat perusahaan berkembang.









